10 Ide Memotret Kota
Pada bahasan kali ini anda akan diajak untuk melakukan tur berbagai genre dan area kota, mulai dari merekam arsitektur sampai menangkap pemandangan dari udara dan panorama mengagumkan.
Ide memotret kota – Memotret Arsitektur
Ide memotret kota – Bermain dengan perspektif
Meski menggunakan lensa wide angle, seringkali kita masih tidak memperoleh cukup ruang untuk bisa mundur ketika merekam foto, karena jalanan yang ramai dan bangunan yang menghalangi. Artinya, masukkan seluruh gedung ke dalam frame bisa jadi hal sulit. Kalau anda tepat berada di bawah gedung dan mengarahkan kamera ke atas, akibatnya gedung akan terlihat lebih besar di bagian bawah daripada bagian atas, dan seolah terlihat condong ke belakang.
Salah satu cara untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan lensa tilt-shift, tapi harganya mahal. Lensa tilt-shift memberi kesempatan kepada pengguna untuk menggeser bodi lensa seara dengan sensor. Kalau lensa ini di luar anggaran anda, gunakan software editing foto untuk mengatasi masalah ini.
Ide memotret kota – Merekam dari atas
Kota tempat yang tepat untuk memotret dari titik pandang tinggi (high angle). Jalan yang terintegrasi, orang dan mobil yang melintas, ditambah dengan permukaan aspal yang dicat, menciptakan objek yang sempurna. Berkat gedung-gedung dan bangunan yang tinggi, yang banyak diantaranya terbuka untuk umum, anda bisa menemukan titik pandang tinggi untuk memperoleh foto bagus. Carilah bentuk dan tanda khas yang akan tampat menarik dari atas. Misalnya, zebra cross yang jadi titik fokus mencolok. Ketika hujan, payung-payung juga bisa menjadi objek menarik dari posisi di atas kepala. Hasil kreatifnya bisa sangat memuaskan, tapi ada beberapa tip keamanan dan teknis yang sebaiknya diperhatikan.
Ide memotret kota – Memotret ke bawah tanah
Lensa fish eye merupakan lensa ultra wide angle yang mendistorsi perspektif, menciptakan hasil yang dinamis dans seru. Kalau anda menggunakan lensa ini untuk pemotretan di bawah tanah, anda bisa menegaskan bentuk lingkaran terowongan. Tampilan hitam dan putih juga dapat memperkuat garis.
Ide memotret kota – Memotret jalanan (street photography)
Henri Cartier-Bresson adalah lengendanya street photography. Pengaruhnya banyak membuat fotografer street terpikat pada hitam putih. Tidak melulu harus hitam putih, warna juga bisa menjadi alat yang kuat. Dengan mata yang cermat, anda bisa menangkap hasil yang menngagumkan.
Ide memotret kota – Merekam street portrait
Walaupun foto candid street sangat menyenangkan direkam di kota, anda juga bisa memperoleh hasil yang efektif dengan membuat foto portrait di lingkungan urban. Tipe lokasi terbaik biasanya di bagian kota yang terabaikan atau terlantar, misalnya di depan tembok bata, grafiti dan area pembuangan sampah, bisa terlihat sangat bagus pada background. Jika anda ingin mendapatkan hasil yang lebih nge-grunge dan background lebih gelap, cobalah menggunakan flashgun eksternal untuk memberi pencahayaan.
Ide memotret kota – Mengabadikan panorama
Pasang kamera anda pada tripod dan posisikan pada orientasi portrait. Pilih lensa yang tidak memiliki jarak fokus terlalu lebar. Misalnya, jika dengan lensa 10-20mm, semua akan tampak kecil di kejauhan, jadi pilihlah lensa dengan jarak fokus sekitar 50mm.
Ide memotret kota – Memotret close-up kreatif
Anda juga bisa membuat close-up kreatif ketika memotret jalanan. Rekamlah rambu dan tanda tertentu di jalan. Di photoshop, buatlah dokumen persegi dan gabungkan foto-foto tersebut menjadi satu frame untuk mendapatkan foto yang menarik.
Ide memotret kota – Merekam kota saat malam (night photography)

Kota tidak pernah tidur. Senja waktu yang magis karena inilah saat ketika matahari tenggelam di balik cakrawala tapi pancaran sinarnya masih menyebar ke atmosfer di atasnya. Langit yang berwarna biru, dipadukan dengan lampu-lampu yang tersebar di kota, anda akan mendapatkan foto yang memukau. Durasi senja akan bervariasi di setiap lokasi dan musim, tapi umumnya sekitar 30 menit sampai 1 jam.
Ketika merekam dalam kondisi cahaya rendah, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. Tripod wajib dibawa, karena guncangan kamera perlu dihindari, dan remote shutter release juga bisa membantu. Kalau tidak punya, sebaiknya gunakan pengaturan self timer pada kamera. Pikirkan juga tentang keselamatan diri. Jangan berdiri di dekat jalan yang ramai tanpa mengenakan pakaian yang mencolok dan pastikan tripod anda tidak menghalangi jalan kendaraan atau pejalan kaki.
Ide memotret kota – Merekam time lapse
Dengan merekam serangkaian foto dan mengolahnya sekaligus, anda bisa menciptakan film mini sendiri. Pertahankan kamera pada satu titik, tripod mutlak diperlukan. Karena cahaya berubah secara drastis, rekamlah dalam modus aperture priority agar kamera mengkompensasi perubahannya. Pengolahan akan jauh lebih mudah jika foto direkam dalam Jpeg.
Jika anda akan memproses foto pada 25 fps dan ingin mendapatkan klip sepanjang 10 detik, artinya total anda perlu merekam 250 foto. Kalau anda merekam foto tersebut dalam durasi empat jam, sehingga anda akan merekam satu foto per menit untuk mendapatkan klip sekitar 10 detik. Banyak remote control yang bisa membantu pengaturan waktu dengan mudah. Anda bisa mengolah semua foto sekaligus dengan Picasa.
Demikianlah ide memotret kota yang dapat diterapkan.
sumber : http://digitalfotografi.net/10-ide-memotret-kota/





Komentar
Posting Komentar